← back to home

Aplikasi bank digital dengan dukungan multi device, apakah aman?



Photo by Edge2Edge Media on Unsplash

Salah satu kemudahan yang dimiliki oleh bank digital adalah bisa diakses melalui smartphone, tinggal install aplikasi, registrasi, verifikasi, dan kalau lancar, dalam beberapa menit akun bank sudah bisa digunakan.

Baca: Review Seabank, bank digital dari SEA Group, pengalaman buka rekening tercepat

Kemudian muncul tantangan, untuk orang yang memiliki lebih dari satu smartphone, apakah memungkinkan? untuk beberapa aplikasi, hal ini memungkinkan, untuk yang lain tidak.

Kemudahan memiliki fitur bisa banyak perangkat ini kita bisa pindah-pindah smartphone, dan aplikasi dengan user kita bisa digunakan, bisa langsung transaksi, tapi kemudahan ini ada trade-offnya, dan seperti biasa, mengorbankan keamanan untuk kenyamanan.

Banyak kasus yang terjadi mengenai banyak perangkat ini, terutama terjadi karena pencurian identitas, sim swap, atau social engineering dengan cara menelpon ke customer service, kemudian reset entah password atau credential lainnya, dan penjahat bisa masuk ke dalam rekeningnya.

Apakah aman? menurut pendapat saya, tidak, karena potensinya lumayan besar untuk ada fraud, saya sendiri lebih suka dengan hanya bisa satu perangkat.

Untuk mencari jalan tengah antara kenyamanan dan keamanan, ada beberapa yang menerapkan strategi, seperti misalkan TMRW by UOB, bisa melakukan pindah perangkat, asal benar credential-nya, dan memberikan waktu 24 jam untuk perangkat lama sampai tidak bisa digunakan lagi, selama periode itu, nasabah bisa membatalkan proses perpindahan perangkat baru tersebut.

Untuk bank lain, perangkat lamanya ada yang langsung tidak bisa digunakan, tidak ada masa tunggu, selama terverifikasi, maka bisa langsung pindah.

Bank Jago saat ini menerapkan boleh menggunakan banyak perangkat, sedangkan Jenius, tidak bisa banyak perangkat, tetapi untuk memutus (unlink) device yang lama, untuk melakukan itu nasabah harus telpon ke CS Jenius.

Untuk bank lain, banyak yang menerapkan sistem yang lebih konservatif, aplikasi akan mengecek sim dan juga akan menggukan media sms untuk verifikasi perangkat nasabah.

Untuk saya pribadi, saya lebih suka pendekatan TMRW, dan jika ada apa-apa lebih mudah diatur, dan fraud relatif bisa dicegah, tapi hal ini kembali ke pribadi masing-masing, mungkin untuk yang sudah memiliki pengaman-pengaman sendiri dalam smartphone-nya merasa aman dan nyaman dengan banyak perangkat.




Related Posts