← back to home

Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika renovasi rumah



Photo by Milivoj Kuhar via Unsplash

Rumah atau tempat tinggal adalah salah satu hal yang penting dalam kehidupan manusia, baik rumah tersebut digunakan sebagai tempat tinggal utama, atau sebagai properti yang disewakan.

Baru-baru ini bersama istri melakukan renovasi rumah tinggal, renovasi ini bisa dibilang cukup besar, karena menambah ruangan, jadi membuat bangunan baru di tanah yang kosong, dan membangun kamar di situ dan kamar tersebut menempel ke rumah utama yang sudah ada, ruangan ini dibuat 2 lantai, sama-sama kamar, dan juga beberapa renovasi ruangan lain untuk penyesuaian, mengganti beberapa alat yang digunakan sebagai utilitas seperti pompa, toren, pipa-pipa.

Banyak? iya, mahal? tentu.

Sebelum melakukan renovasi ini, sangat penting tentunya perencanaan matang, mau melakukan apa, apa saja yang akan direnovasi, ini kalau bisa tentukan diawal sebelum menghubungi kontraktor yang akan merenovasi rumah.

Perencanaan ini berkaitan dengan budget yang akan dikeluarkan, setidaknya memiliki angka kira-kira yang nantinya kita alokasikan, meski sangat mungkin anggaran itu membengkak (sangat jarang kasus menjadi lebih murah), tapi setidaknya ada angka kisaran yang bisa dipakai.

Hal yang perlu diperhatikan berdasarkan pengalaman saya kira-kira seperti ini,

1. Ketahui apa tujuan akhir dari renovasi ini

Jika yang direnovasi rumah, apa yang hendak direnovasi? tujuan akhirnya apa? apakah menambah kamar? merombak kamar mandi? jika sudah tahu tujuannya, seperti apakah bayangannya jika hendak merenovasi ruangan tersebut, dari sini sudah bisa melihat ke depan bagaimana desain dan tujuan akhirnya mau jadi apa.

2. Rencanakan budget

Tentunya ini salah satu faktor utama, dengan mengetahui tujuan akhir dari renovasi ini, dan melihat kondisi keuangan kita sendiri, apakah dengan uang yang ada itu cukup melakukan hal-hal tersebut? apakah perlu ada kompromi dalam prosesnya.

Photo by Glenn Carstens-Peters via Unsplash

3. Buat master list

Daftarkan apa saja pekerjaan yang akan dilakukan oleh kontraktor atau tukang nantinya, karena ini juga berpengaruh kepada dana yang nanti akan dikeluarkan, misalkan dengan membuat daftar seperti,

  1. Membuat kamar baru
  2. Kamar baru memiliki balkon
  3. Kamar baru memiliki jendela kaca
  4. Kamar di isi dengan furniture HPL yang dipasang langsung
  5. dll

4. Riset

Jalan-jalan diwaktu akhir pekan ke toko bangunan mungkin bisa jadi acara baru, dari itu bisa melihat harga-harga yang biasanya digunakan untuk renovasi rumah/bangunan, dengan berpegangan pada daftar pada nomer 3, dan renovasi biasanya membutuhkan pasir, semen, paku, papan, triplex dan lain-lain. Dari kegiatan ini, kita bisa mengira-ngira berapa budget yang akan keluar.

5. Cari tukang/kontraktor

Ini memang agak susah, apalagi jika kita hidup di daerah yang kita sendiri itungannya baru, tapi mungkin bisa ngobrol dengan yang berbelanja di toko bangunan ketika melakukan riset, biasanya mereka tentu menggunakan jasa tukang atau kontraktor, atau juga bisa bertanya ke karyawan toko bangunan tersebut, biasanya juga mereka tau, kadang tukang atau kontraktor itu jadi langganannya.

Kalau ada teman yang bisa merekomendasikan tukang/kontraktor juga itu lebih baik, untuk renovasi ini kita menggunakan jasa teman, yang kebetulan juga seorang kontraktor, jadi tidak begitu sulit dalam prosesnya.

Lain-lainnya

Masih banyak hal lain memang yang bisa diperhatikan, misalkan jika di perumahan yang ada manajemennya, biasanya memerlukan izin dari pihak manajemen, dan tetangga, atau jika bukan di lingkungan tersebut, meminta izin ketua RT dan tetangga sebelah-sebelah, karena renovasi pasti akan kotor, dari pasir, atau sisa bangunan yang lain.

Dan jika memiliki pasangan, selalu komunikasikan apa saja yang akan dan sudah dikerjakan, supaya semua dalam halaman yang sama, dan bisa sama-sama menikmati proses dan hasilnya.


Tags: literasi finansial, personal finance, ngaturduit, tujuan finansial, renovasi, budget, renovation

Related Posts