← back to home

Mindless Spending



Timothy Meinberg on Unsplash

Pernah gak, kita secara otomatis melakukan pembelian barang, tanpa kita sedari sepenuhnya? niatnya lihat-lihat barang saja di Tokopedia atau Shopee, tapi kemudian dimasukkan ke keranjang, dan ujungnya dicheckout, bayar, done!.

Kemudian seperti sadar, tadi beli apaan ya, buat apa ya? perlu emang beli barang itu?

Hal yang seperti ini masuk kategori mindless spending, kita belanja, mengeluarkan uang, hampir tanpa kita sadari, apalagi dengan dimudahkan dengan checkout yang cepat, atau dengan sistem buy now pay later, yang kita gak perlu melakukan apa-apa, dan dibayar nanti akhir bulan.

Mindless spending jika terus-terusan dan dengan angka yang besar, bisa sangat berbahaya, apalagi dengan dana pinjaman untuk membayarnya, bisa jadi jika terus-terusan kita menjadi kesulitan untuk membayar hutang tersebut, dan pinjaman online memiliki suku bunga yang luar biasa tinggi, bisa lebih dari 30%, ada yang menghitung tahunan, ada yang harian, mingguan, bulanan.

Mindless spending bisa membuat sistem budgeting yang sudah dibuat berantakan, apalagi yang tidak membuat sistem budget sebagai pengaman, yang bisa nge-rem kita untuk tidak membuat keputusan keuangan yang bisa merusak.




Related Posts