← back to home

Produk reksa dana, expense ratio dan pendekatan desain dari Bibit.id



Photo by Jesper Aggergaard on Unsplash

Fee admin dalam pengelolaan dana reksa dana di indonesia, masih banyak yang menurut saya pribadi masih terhitung mahal, apalagi untuk aset yang aktif dimanage oleh manajer investasi, komponen fee di reksa dana dari mulai fee manajemen, fee pembelian/penjualan, fee bank kustodian, semua beban itu bisa menggerogoti imbal hasil yang didapat dari investasi kita, makin tinggi fee, makin sedikit untung yang didapat.

Baca: Mengapa memperhatikan biaya admin (fee) itu penting?

Dari komponen-komponen fee yang ada dalam produk reksa dana, dikumpulkan dalam bentuk expense ratio, sederhananya, merupakan persentase beban yang diambil dari aset yang kita investasikan di produk reksa dana dari manajer investasi setiap tahunnya, penarikan expense ratio ini bukan hanya dari imbal hasil, tapi dari keseluruhan aset, dana prinsipal + imbal hasil.

expense ratio = rasio pengeluaran/aset

aset merupakan penjumlahan prinsipal + imbal hasil

Dari aplikasi fintech marketplace reksa dana (APERD) yang saya gunakan, sejauh ini baru Bibit.id yang menuliskan informasi expense ratio dari masing-masing produk reksa dana yang dijual di platform-nya.


Baca juga:


Berikut tangkapan layar dari salah satu produk reksa dana yang dijual di Bibit.id, beserta informasi penyerta dari produk tersebut.

Bibit dan informasi expense ratio

Produk reksa dana ini memiliki expense ratio kecil di banding produk reksa dana serupa, yang bisa mencapai 1-3%.

Memang, kita bisa melihat jumlah fee yang ada di produk reksa dana melalui prospectus dan fund fact sheet, hanya saja, jika informasi itu sudah terpampang di depan, seperti tangkapan layar di atas, investor lebih mudah dalam memutuskan produk reksa dana mana yang akan dibeli, menghemat waktu dalam melakukan riset satu produk reksa dana, tinggal nanti meneliti faktor-faktor lain yang bisa dijadikan acuan keputusan membeli produk reksa dana.

Kudos untuk Bibit yang sudah didepan dalam desain (UI/UX) dan memberikan informasi yang bermakna.

Baca: Perbandingan Bareksa vs Tanam Duit vs Investree, bagian 1 dan bagian 2

Saya berharap aplikasi lain menyajikan informasi expense ratio dalam halaman produk reksa dana yang dijual di platformnya, karena saya menggunakan aplikasi lain juga seperti Bareksa dan Tanam duit, karena ada produk reksa dana yang tidak dijual ditempat lain.

Untuk yang memerlukan kode referral Bibit.id bisa menggunakan kode ini tigvgn4


#ngaturduit #personal finance #literasi finansial #investasi #keuangan #reksadana #reksa dana #fee

Related Posts