← back to home

Hal yang bisa kita kontrol ketika berinvestasi (saham, etf, atau reksa dana)



Hannah Troupe on Unsplash

Ada banyak faktor yang bisa membuat keadaan dalam hidup menjadi bahagia, atau menjadi rumit, sedih, atau diantaranya, ada yang bisa kita ketahui, ada yang tidak, ada yang tidak bisa kita kontrol dan ada yang bisa kita kontrol agar tidak menjadi lebih jauh rumit, atau bisa meminimalisir .

Tak terkecuali dengan aktivitas investasi, untuk komponen yang tidak bisa kita kontrol, jangan banyak dipikirkan, karena pasti akan selalu ada, jadi lebih baik fokuskan pada hal yang yang bisa kita kontrol.


Baca:


Untuk yang bisa kita kontrol, hal ini setidaknya sedikit banyak berkontribusi terhadap imbal hasil yang kita terima.

Broker

Hal ini berkaitan dengan aplikasi broker yang digunakan untuk melakukan transaksi pembelian produk efek, baik itu saham, reksa dana, ETF atau obligasi, kita bisa kontrol atau kita bisa memilih broker mana yang mau kita gunakan, bisa kita pertimbangkan kemudahan dalam pengoperasian, informasi yang didapat, kecepatan atau juga fee yang dikenakan terhadap investor.

Untuk broker, menurut saya, desain dan juga kemudahan dalam pengoperasian adalah krusial.

Fee, biaya admin

Ada biaya yang bersifat tetap (fixed), ada yang relatif, untuk yang fixed seperti pajak dan fee KSEI, kita tidak bisa kontrol, sedangkan untuk fee broker, kita bisa kontrol, artinya, poin 1 di atas akan mereflek juga ke poin ini, dengan memilih broker yang memiliki fee broker yang terendah kita bisa memaksimalkan imbal hasil yang kita bisa terima, dengan mengurangi beban yang harus kita bayarkan kepada broker.

Ini tentunya dengan asumsi kita akan melakukan banyak aktivitas trading, jika minim dalam aktivitas ini, fee ini tentu berkurang.

Saham

Untuk poin ini, mungkin kita tidak sependapat, tapi menurut saya, kita sebagai investor memiliki kebebasan untuk memilih dan membeli saham apa yang bisa/mau kita beli, dari sektor mana saja, yang tidak bisa kita kontrol adalah imbal hasil atau gain yang bisa kita dapatkan, karena tidak ada yang bisa memprediksi saham yang kita beli akan naik atau turun.

Dengan kebebasan memilih ini, tentunya ada tanggung jawab, kita bertanggung jawab terhadap keputusan kita, keputusan yang membuat kita membeli saham tersebut, dan apapun hasilnya kita yang tanggung, rugi atau untung.

Hal yang tidak bisa kita kontrol

Ada banyak hal tidak bisa kita kontrol, seperti imbal hasil (keseluruhan atau individu), keadaan pasar, ekonomi mikro/makro, keadaan psikologis investor, pajak, fee kustodian bursa, harga saham dan lainnya.

Untuk hal ini, jangan terlalu banyak dipikirkan yaa.




Related Posts