← back to home

Belajar untuk bisa nyaman dan terbiasa dengan volatilitas pasar



Photo by Andreas Gücklhorn via Unsplash

Sebagai investor, tentunya, kalau bisa, terlepas dengan segala bentuk risiko, terutama risiko dalam investasi, ekonomi, pasar yang volatil bisa membuat jantung ini deg-degan, ambil contoh pada awal pandemi, ketika portofolio bisa drop sampai 30-40%, pastinya itu eneg juga.

Ketika ekonomi, pasar, sedang tidak menentu, dan jatuh, biasanya, portofolio kita juga ikut jatuh, pastinya kita bisa stres, dan dalam kekalutan itu, banyak hal bisa terjadi, salah satunya menjual apa yang ada di portofolio, atau justru malah menambah portofolio ketika semuanya sedang diskon?

Hal ini kembali ke diri kita sendiri, cara kita memandang kejadian ini, jika ada yang panik, sepertinya hal yang sangat manusiawi, dan kita akan terus “belajar”.

Apakah kita bisa menjadi nyaman dengan volatilitas, naik turunnya pasar, dan bisa tidak terpengaruh dengan apapun yang terjadi di pasar bagaimana? mungkin saja bisa, tapi lingkungan dan cara kita memandang uang bisa sangat berpengaruh terhadap reaksi kita, karena bagaimanapun saham atau portofolio yang kita punya adalah uang kita.

Beberapa hal yang disebutkan di bawah, setidaknya berlaku untuk saya sendiri ketika melihat pasar yang saat ini sedang tidak menentu, beberapa poin ini dibangun membutuhkan waktu.

Membangun (memiliki) dana darurat

Ketika pasar sedang jatuh, portofolio bisa ikut turun tajam, dengan memiliki dana darurat, kita setidaknya bisa berpikir jernih, tidak perlu harus memikirkan bagaimana ke depan, karena portofolio jatuh, dengan begitu karena kita masih bisa hidup dengan nyaman (ini relatif) sampai 6 bulan ke depan.

Baca: 3 Tempat yang cocok untuk menyimpan dana darurat

Kita tidak perlu sampai harus menjual portofolio kita yang sedang turun tersebut, yang ujung-ujungnya malah rugi.

Baca: Menyimpan dana darurat, conveyor belt saving

Menyiapkan dana di tabungan

Selain dana darurat, tabungan juga penting, meski ini gak wajib, tapi jika ada, akan sangat-sangat membantu, terutama sebagai dry powder, sebagai amunisi, dengan memiliki uang dingin yang lebih, kita bisa leluasa membeli saham yang sedang diskon.

Mencoba membangun ini dengan menggunakan metode conveyor belt saving.

Baca: Conveyor Belt Saving

Tetap tenang

Selalu berpikir positif, ini memang mudah diucapkan, sulit dipraktekkan, tapi memang berpikir positif sangat membantu, dan percaya bahwa pasar pasti bangkit, ini terbukti dari ketika maret 2020, misalkan IHSG jatuh hingga level 3900an

Tapi seiring waktu, biasanya pasar bergerak ke atas, dan coba pikirkan jika kita memiliki dana lebih di tabungan, dan beli semua yang lagi diskon? sekarang sudah pasti mendapat gain yang tinggi!

Bisa dibayangkan ketika pasar sedang jatuh dan kita memiliki dana lebih, kemudian membeli saham ARTO di harga 600? saat ini sudah menyentuh kurang lebih 16000!

Tentu saja ini tidak mudah

Tapi tidak semua orang bisa berpikir tenang, termasuk saya sendiri, sangat tergantung waktu dan keadaan, dan karena waktu bergerak ke depan, kita hanya bisa melihat ke belakang, dan mencoba menalar, merasionalisasikan dan hanya bisa menghubungkan titik-titiknya dari depan ke belakang (filosofis™).

Disaat kita panik, bisa jadi malah ikutan menjual portofolio investasi kita, hal ini wajar, kita mewarisi otak kadal (lizard brain), yang akan selalu cari selamat jika ada bahaya, termasuk didalam keuangan, kebanyakan orang tidak akan berpikir tenang seperti di atas untuk bisa tenang (dan beli saham ARTO 😅) dan bisa fokus melihat ke masa depan.

Ketidakpastianlah yang membuat otak kita berpikir cari selamat, kalau melihat kembali ke awal pandemi, banyak yang berpikir sampai kapan ini, apakah berlangsung seminggu, sebulan? setahun? gak ada yang tahu.

Tapi setidaknya dengan adanya “jaminan” seperti sudah ada dana darurat, mudah-mudahan kita bisa lebih tenang, apalagi dengan ada tabungan, kemungkinan besar, kita bisa nyaman dengan volatilitas yang ada disekitar atau malah mengambil keuntungan dari jatuhnya pasar.

Pasar saat ini memang sudah naik dari tahun lalu, meski saat ini masih terbilang belum stabil (relatif), dengan kondisi pandemi yang belum berakhir, kasus naik, PPKM, tapi tetap positif dan selalu jaga kesehatan ya!

Mudah-mudahan ekonomi terus membaik, pasar membaik dan kita bisa turut ikut berada didalamnya.




Related Posts