← back to home

Rekening bank, Indonesia vs luar



Photo by Stephen Crowley on Unsplash

Membaca artikel di salah satu blog yang saya ikuti, membahas mengenai segala hal yang berhubungan dengan akun rekening yang ada di bank, lebih spesifik, yang dibahas adalah bank yang ada di Amerika.

Dalam artikel itu ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh nasabah, nomor routing, kode SWIFT, dan nomor rekening. Kita abaikan kode SWIFT, karena ini pengkodean yang dimiliki oleh bank jika ingin mengadakan transaksi internasional.

Tinggal nomor routing, dan nomor rekening.

Rumitnya, nomor routing, dalam artikel ini membahas, satu bank bisa memiliki banyak nomor routing, bisa tergantung geografis, cabang, bahkan tipe rekening yang dibuka di bank tersebut.

Many (or all) customers at a financial institution will share the same routing number. Some of the largest banks have multiple routing numbers though based on location or account type.
So, for example, a Chase Bank customer located in California may have a different routing number assigned to their account than the one that’s assigned to a Floridian Chase Bank customer’s account.

Sekarang kita bandingkan dengan apa yang ada di Indonesia, kita hanya perlu tahu nomor rekening saja (untuk transaksi dalam bank yang sama), dan jika transaksi berbeda bank, bisa menggunakan kode bank, kode ini diatur oleh bank indonesia.

Meski begitu, kode ini tidak harus dihapal oleh nasabah, apalagi jika menggunakan bank online, atau bank digital, kode-kode bank tersebut sudah diwakili dengan nama dari bank tujuan yang akan kita lakukan transaksi, kode bank biasanya hanya digunakan ketika berkunjung secara fisik ke cabang bank, dan melakukan transfer atau transaksi manual, offline, di dalam kantor cabang bank tersebut.

Dan apalagi bank digital seperti Jenius dan Bank Jago yang sudah mengadopsi nama sebagai pengganti nomor rekening (untuk lingkungan Jenius dan Jago sendiri), jadi pengguna Jenius tidak perlu menghapal nomor rekening Jenius lain, cukup cashtagnya, dan bank Jago, cukup Jago ID-nya saja, dan keuntungan lainnya.


Baca


Tidak heran bank yang memiliki aplikasi online, atau digital, cepat sekali adopsinya, karena banyak kemudahan dan hitungannya lebih murah, dan terkadang lebih menguntungkan.

Adopsi teknologi di bank di Amerika, bisa terhitung lambat untuk berinovasi, dan kanada tidak jauh berbeda, padahal banyak sekali terobosan teknologi yang diciptakan dan dikembangkan di amerika, dan artikel itu menyarankan untuk melindungi nomor rekening, di sini nomor rekening bisa dibilang bukan suatu rahasia, karena tidak bisa mendapatkan finansial apa-apa, mungkin yang didapat adalah nama dari pemegang rekening tersebut.

Di Indonesia kita dimanjakan dengan inovasi perbankan, terlebih lembaga pemerintah yang mengawasi perbankan sudah merilis cetak biru transformasi digital perbankan, dengan adanya cetak biru ini, ekosistem yang mendukung semakin tumbuh.




Related Posts