← back to home

Review aplikasi Blu, bank digital dari BCA digital, kesan awal



Photo by Blu by BCA Digital

Makin marak bank digital di Indonesia (hal yang baik tentunya!) dengan diluncurkannya aplikasi Blu, produk bank digital yang dikeluarkan olen BCA Digital, perlu diingat BCA Digital ini berbeda perusahaan dengan BCA konvensional, sepertinya memang sengaja mau memisahkan entitas agar orang tidak pusing dengan nama, perlu diingat, BCA adalah bank terbesar di Indonesia, baik dari sisi pengguna maupun valuasi pasar.

Saya buka akun Blu pada tanggal awal Juli kemarin, sengaja nunggu dulu beberapa waktu sampai ngerasa familiar dengan fitur dan bentuk aplikasinya.

Apa itu Blu?

Blu adalah aplikasi yang dirilis oleh BCA Digital yang ditargetkan untuk kaum muda, dan Blu melakukan aktivitasnya secara digital, dari mulai pembuatan akun, verifikasi, dan lainnya.

Meski memiliki nama BCA di depannya, Blu ini tidak secara langsung terhubung dengan BCA konvensional, dan sepertinya tidak terhubung sama sekali dengan MyBCA (setidaknya saat ini, entah kalo nanti).

Pembukaan akun

Kita bisa membuka akun di aplikasi Blu dengan proses yang sepertinya menjadi tema yang hampir sama dengan bank digital lain, dimulai dengan nomor telepon yang menjadi identitas utama untuk proses OTP.

OTP ini akan dikirimkan ke handphone untuk proses registrasi selanjutnya.

Kemudian calon nasabah mengisi formulir isian mengenai informasi detil calon nasabah, dari alamat sesuai KTP, data pendapatan, dan informasi-informasi pribadi lain.

Selanjutnya calon nasabah bisa melakukan video call dengan petugas bank, kita akan diminta menunjukkan KTP dan juga akan mengambil gambar kita, yang selanjutnya jika benar semuanya akun kita akan aktif dalam waktu sejam (terkadang lebih).

Fitur

Fitur yang ada di Blu, dan mungkin ini menjadi tema yang sama juga dengan aplikasi bank digital lain, kadang yang membedakan adalah namanya saja, meski ada juga yang mencoba menjadi beda dengan aplikasi lain, untuk Blu, fitur yang ditampilkan antara lain,

quick menu

Tabungan

Untuk fitur tabungan, Blu memiliki jenis-jenis tabungan yang mungkin mirip-mirip dengan Jenius, dan kita bisa membuat banyak rekening didalamnya, untuk jenis-jenis tabungan akan dijelaskan dibagian selanjutnya.

Transaksi

Fitur ini bersifat umum, seperti transfer, QRIS (untuk bayar-bayar, transfer, dll), dan karena Blu ini kemungkinan besar akan cardless, untuk tarik tunai akan menggunakan validasi dari aplikasi Blu.

Fitur lainnya seperti topup e-money, transfer, bayar-bayar tagihan sepertinya sudah jadi fitur umum juga di bank-bank lain.

Monitor/Tracker

Laporan keuangan, riwayat transaksi yang bisa diunduh jika diperlukan, dan juga ada semacam tracker, mungkin cikal bakal PFM (Personal Finance Management), karena fiturnya masih sangat basic, hanya menampilkan In dan Out dari rekening Blu dan juga histori pembukaan rekening tabungan lain di Blu.

BluRewards

Ini mirip dengan rewards yang ada di Jenius, pengguna Blu yang memiliki sejumlah saldo di rekening Blu akan mendapatkan Rewards berupa free transfer ke bank lain, kalau Jenius memiliki free transfer 24 kali ke bank lain, untuk Blu saya belum mencari tahu lebih lanjut.

Untuk “fitur” HaloBlu, ini hanya cara untuk menghubungi customer service Blu.

Jenis-jenis tabungan (Simpanan) di Blu

BluAccount

Ini merupakan rekening utama dari akun Blu, yang mana rekening ini akan jadi rekening utama jika hendak melakukan transfer atau bayar-bayar.

BluGether

Fitur ini mengingatkan saya pada fitur yang ada di bank Jago, “Shared Pocket”, yang mana kita bisa membuat rekening patungan dengan pengguna Blu yang lain, dan laporan-laporannya bisa dilihat bersama.

BluSaving

Tabungan yang bisa dijadikan tabungan target, baik jumlah atau waktu, seperti DreamSaver, atau Saving Pocket dengan Booster di bank Jago, dan menawarkan bunga yang lebih besar daripada BluAccount, sebesar 3%.

BluDeposit

Seperti namanya, ini merupakan Term Deposit, yang mana kita menyimpan dana di rekening ini, dengan bunga yang lebih besar, 4%, hanya saja BluDeposit ini bertipe non-aro, artinya tidak dapat rollover ke periode berikutnya, dan karena ini Term Deposit, kita tidak dapat mengakses dana kita selama periode tersebut.

Untuk non-aro, sepertinya ini sangat disayangkan sekali, karena saya sendiri suka fitur ARO terutama AROP, dana kita bisa bertambah seiring dengan bunga, menjadi dana bunga berbunga.

Baca: Menyimpan dana darurat, conveyor belt saving, update Juni 2021

Yang tidak ada di Blu

Otomatisasi

Saya penggemar fitur otomatisasi, dan saat ini Blu belum mendukung otomatisasi, seperti misalkan transfer berkala, atau transfer yang akan dilakukan di tanggal dimasa depan, untuk saya otomatisasi diperlukan.

Baca: Otomatisasi finansial

Tidak (belum) bisa untuk transaksi international

Karena bersifat cardless, dan mungkin baru mendukung ATM bank BCA, jadi mungkin hanya untuk transaksi dalam negeri yang terbatas pada transfer, tidak menggunakan payment processing seperti Visa atau Master.

Tidak bisa untuk pembayaran rutin

Berkaitan dengan poin sebelumnya, jika kita memilki atau berlangganan Netflix, Spotify, kita tidak bisa langganan dengan menggunakan Blu.

Tidak ada kartu debit (setidaknya saat ini)

Blu belum menyediakan kartu debit atm yang bisa digunakan untuk penarikan dana dari ATM rekanan, saat ini bisa ambil tunai dengan menggunakan fitur Tarik Tunai, yang mana kita bisa mengambil uang hanya dari ATM BCA saja

Kesan

Sebagai bank digital yang baru rilis, sepertinya memang masih banyak fitur yang harus dikejar, kartu debit mungkin bisa keluar nanti (ini bisa saja karena kaitan perizinan, untuk bank mengeluarkan kartu debit harus melalui banyak pemeriksaan dari sisi regulator).

Dukungan bahasa saat ini hanya bahasa Indonesia saja.

Hal lain yang jarang saya temui di aplikasi bank, tapi nemu di Blu, fitur untuk menutup rekening.

Review bank lain yang pernah diulas di Seputar Finansial

Beberapa artikel yang saya pernah tulis mengenai bank digital (dan online)




Related Posts